Pramuka SDN Petukangan Utara 06 Pagi Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu Banten dan DKI Jakarta 2026

JAKARTA SELATAN — Semangat pelestarian budaya dan bahasa daerah tampak di kalangan siswa-siswi SDN Petukangan Utara 06 Pagi. Para pelajar yang juga aktif dalam kegiatan Pramuka tersebut turut berpartisipasi dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Banten dan DKI Jakarta 2026.

Keikutsertaan kontingen SDN Petukangan Utara 06 Pagi menjadi wujud komitmen sekolah dalam menanamkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra daerah sejak usia dini. Selain mengikuti kegiatan akademis dan kepramukaan, para siswa juga menunjukkan bakat seni serta kemampuan berbahasa daerah melalui berbagai mata lomba dalam festival tersebut.

FTBI 2026 Digelar dalam Tiga Bahasa Daerah

Festival Tunas Bahasa Ibu Banten dan DKI Jakarta 2026 diselenggarakan dalam tiga bahasa daerah, yaitu Bahasa Sunda, Bahasa Jawa, dan Bahasa Betawi. Berdasarkan jadwal resmi Kantor Bahasa Provinsi Banten, FTBI Bahasa Sunda dilaksanakan pada 5 Oktober 2026 di Gedung PGRI Kabupaten Lebak, sedangkan FTBI Bahasa Jawa digelar pada 6 Oktober 2026 di tempat yang sama.

Sementara itu, FTBI Bahasa Betawi dijadwalkan pada 24 Oktober 2026 di Setu Babakan, Jakarta Selatan. Kategori Bahasa Betawi antara lain meliputi mendongeng, menulis cerita pendek, pidato, melawak tunggal, menulis dan membaca puisi, menyanyikan lagu daerah, serta berbalas pantun.

Dengan demikian, keterlibatan siswa SDN Petukangan Utara 06 Pagi dalam mata lomba berbalas pantun berkaitan dengan rangkaian FTBI Bahasa Betawi yang dilaksanakan di Jakarta Selatan.

Pramuka dan Pelestarian Bahasa Daerah

Wakil Kepala Sekolah SDN Petukangan Utara 06 Pagi, Sugiarti, S.Pd., MM., memberikan apresiasi dan dukungan kepada para siswa serta guru pembimbing yang terlibat dalam FTBI 2026.

Menurutnya, keterlibatan siswa dalam festival tersebut penting untuk membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus merawat warisan budaya agar tetap dikenal generasi muda di tengah arus modernisasi.

“Kami sangat bangga melihat semangat anak-anak dalam mempersiapkan diri hingga tampil di ajang Festival Tunas Bahasa Ibu tahun 2026 ini. Pramuka tidak hanya membentuk kedisiplinan dan kemandirian, tetapi juga kepedulian terhadap budaya bangsa, termasuk bahasa ibu,” ujarnya.

Empat Siswa Ikuti Berbagai Mata Lomba

Kontingen SDN Petukangan Utara 06 Pagi mengikuti sejumlah mata lomba dalam FTBI Banten dan DKI Jakarta 2026.

  • Menulis dan membaca puisi: Sabrina
  • Melawak tunggal: Febian
  • Berbalas pantun: Bintang dan Faeza

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme dan berusaha memberikan kemampuan terbaik dalam setiap penampilan. Mereka mendapatkan dukungan moral dari para guru dan orang tua yang turut memberikan motivasi selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Menumbuhkan Kebanggaan terhadap Budaya Nusantara

Keikutsertaan dalam FTBI Banten dan DKI Jakarta 2026 menjadi pengalaman bagi siswa untuk mengembangkan keberanian tampil, kreativitas, kemampuan berbahasa, serta apresiasi terhadap budaya daerah.

Bagi SDN Petukangan Utara 06 Pagi, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembentukan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, percaya diri, serta memiliki kebanggaan untuk menjaga dan melestarikan identitas budaya Nusantara.

Pewarta: Tim Media Filatelipramuka

Post a Comment

أحدث أقدم
close
tunasmandiricorp