GODEAN (FilateliPramuka.com) — Sebanyak 353 Pramuka Penggalang peserta Jambore Ranting (Jamran) Godean Tahun 2026 mengikuti kegiatan edukasi dan simulasi kesiapsiagaan kebencanaan bersama Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Sleman pada Jumat (30/10/2026).
Berlangsung di Pendopo 1 Bumi Perkemahan Gugur Gunung, Seyegan, kegiatan ini membekali para anggota Pramuka Penggalang dari 15 Sekolah Dasar se-Kapanewon Godean mengenai pentingnya mengenali potensi ancaman alam serta langkah-langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko bencana.
Pentingnya Budaya Sadar Bencana dan Pemahaman Mitigasi Risiko
Dalam kesempatan tersebut, para peserta tidak hanya menerima pemaparan teori, tetapi juga diajak mengikuti aktivitas simulasi mitigasi secara langsung guna memahami langkah-langkah penyelamatan diri dan evakuasi dalam situasi darurat.
Kak Irfan Yulianto dari TAGANA Sleman menegaskan bahwa pemahaman akan ancaman kebencanaan harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki kesiapsiagaan yang matang.
“Bencana dapat dimitigasi. Oleh karena itu, kita perlu mengenali potensi ancaman, memahami langkah-langkah menghadapi bencana, dan mempersiapkan diri agar risiko yang ditimbulkan dapat dikurangi,” terang Kak Irfan Yulianto di hadapan para peserta.
Melalui praktik peragaan tersebut, para Penggalang diajar bagaimana merespons potensi bahaya dengan tenang, terstruktur, serta memprioritaskan keselamatan diri dan lingkungan sekitar.
Mewujudkan Generasi Pramuka Tanggap Bencana dan Siap Aksi
Edukasi penanggulangan bencana ini menjadi bagian penting dari penanaman karakter kepramukaan yang tanggap, peduli, dan solutif. Pembekalan dari TAGANA Sleman diharapkan mampu membentuk budaya sadar bencana di lingkungan pangkalan sekolah maupun tempat tinggal peserta.
Kombinasi antara pengetahuan teori dan simulasi praktis selama Jamran Godean 2026 ini memberikan bekal keterampilan hidup (*life skill*) berharga bagi para Pramuka Penggalang dalam menjaga keselamatan bersama.
Kemanusiaan dan Mitigasi Bencana dalam Filateli
Aksi kemanusiaan, penanggulangan bencana, dan peran relawan seperti TAGANA serta Gerakan Pramuka merupakan bagian penting dari sejarah aksi sosial di Indonesia. Berbagai momen kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana nasional acap kali diabadikan melalui Sampul Peringatan dan Prangko Tematik Kemanusiaan.
Pelajari berbagai catatan sejarah kepramukaan dan dokumentasi filateli tematik kemanusiaan lainnya hanya di portal www.filatelipramuka.com.


