JAKARTA SELATAN — Kepedulian terhadap sesama dan lingkungan kembali ditunjukkan oleh generasi muda ibu kota. Sebanyak 400 anggota Pramuka Siaga dan Penggalang dari Gudep 10-049/10-050 Budi Utomo–RA Kartini SDN Petukangan Utara 06, Jakarta Selatan, menggelar aksi bakti lingkungan berupa kegiatan bersih-bersih pasca terdampak sebaran material vulkanik Gunung Anak Krakatau, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan menyusul sebaran abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau yang pada awal September 2026 mencapai sejumlah wilayah, termasuk DKI Jakarta. Badan Geologi mencatat Gunung Anak Krakatau mengalami episode erupsi menerus selama sekitar 25 jam, sementara BMKG memantau sebaran abu vulkanik hingga wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
400 Pramuka Bergerak Bersihkan Lingkungan
Kegiatan yang melibatkan siswa-siswi kelas rendah dan tinggi tersebut berfokus pada pembersihan lingkungan tempat tinggal, ruang terbuka hijau, serta lingkungan sekitar pemukiman warga yang terdampak sisa debu vulkanik dan material yang terbawa angin.
Mengenakan seragam Pramuka lengkap dengan atribut lapangan, para peserta tampak antusias membawa berbagai perlengkapan kebersihan, seperti sapu, pengki, lap, dan kantong sampah berukuran besar.
Aksi tersebut menjadi bagian dari pembelajaran nyata bagi peserta didik untuk memahami arti kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.
Tanamkan Jiwa Sosial dan Gotong Royong
Kepala SDN Petukangan Utara 06 selaku Kamabigus, Bapak Nizar, S.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi bersih lingkungan sengaja diinisiasi sebagai bentuk pendidikan karakter yang dilakukan secara langsung di lapangan.
“Kami ingin menanamkan jiwa sosial, gotong royong, dan rasa tanggap darurat sejak dini kepada anak-anak. Pramuka tidak hanya belajar tentang tali-temali di dalam kelas, tetapi juga harus peka dan hadir membantu ketika masyarakat atau lingkungan membutuhkan uluran tangan,” ujarnya.
Menurut Nizar, pengalaman terlibat langsung dalam kegiatan sosial diharapkan dapat membentuk peserta didik menjadi generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mempunyai kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Pembina: Pramuka Harus Peka terhadap Lingkungan
Pembina Gudep, Kak Agus Budi Utomo, yang baru saja menerima Lencana Karya Bakti dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, turut memberikan perhatian terhadap kegiatan tersebut.
Ia menilai aksi bersih lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral seorang pelajar sekaligus anggota Pramuka untuk memiliki kepedulian terhadap kesehatan pribadi dan kondisi lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini merupakan tanggung jawab moral kita sebagai seorang pelajar dan Pramuka yang peka terhadap masalah kesehatan pribadi dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Edukasi Kesehatan dan Mitigasi Bencana
Meski Jakarta Selatan tidak berada di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, sebaran abu vulkanik akibat aktivitas gunung api tersebut sempat mencapai wilayah DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap sebaran abu vulkanik.
Selain membersihkan lingkungan dan fasilitas umum, para peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan pernapasan ketika terjadi hujan abu atau paparan abu vulkanik.
Peserta diperkenalkan pula pada langkah-langkah sederhana mitigasi bencana, sehingga kegiatan tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan pengetahuan praktis mengenai kesiapsiagaan.
Langkah tersebut relevan dengan kondisi pascaerupsi Anak Krakatau, ketika masyarakat di sejumlah wilayah terdampak diminta meningkatkan kewaspadaan serta memperhatikan perlindungan diri dari abu vulkanik.
Pramuka Hadir untuk Masyarakat
Kegiatan bersih-bersih yang melibatkan 400 Pramuka SDN Petukangan Utara 06 tersebut menjadi contoh bahwa pendidikan kepramukaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata.
Semangat gotong royong, kepedulian sosial, kebersihan lingkungan, serta kesiapsiagaan bencana menjadi nilai yang dapat dipelajari peserta didik melalui pengalaman langsung.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap semangat kepedulian sosial yang ditanamkan dapat membentuk anggota Pramuka SDN Petukangan Utara 06 menjadi generasi yang tangguh, tanggap, peduli lingkungan, dan senantiasa siap sedia berbakti bagi masyarakat dan bumi pertiwi.
AKSI PRAMUKA SDN PETUKANGAN UTARA 06
- Peserta: 400 Pramuka Siaga dan Penggalang
- Pangkalan: SDN Petukangan Utara 06 Jakarta Selatan
- Gudep: 10-049/10-050 Budi Utomo–RA Kartini
- Kegiatan: Bersih-bersih lingkungan
- Waktu: Rabu, 9 September 2026
- Fokus: Kebersihan lingkungan, kesehatan dan mitigasi bencana
BACA JUGA:
• Pramuka SDN Petukangan Utara 06 Edukasi Pilah Pilih Sampah
• Pembina Pramuka SDN Petukangan Utara 06 Raih Lencana Karya Bakti
Aksi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa semangat Pramuka Peduli dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Ketika kepedulian dibangun sejak usia sekolah, nilai gotong royong dan kesiapsiagaan diharapkan tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: Tim Filateli Pramuka


