50 Pramuka Penegak Belajar Konservasi Lewat Rilis 1.945 Tukik di TN Alas Purwo

BANYUWANGI — Sebanyak 50 Pramuka Penegak mengikuti kegiatan “Rilis 1.945 Tukik” di Pantai Trianggulasi, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Minggu (16/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi konservasi penyu sekaligus momentum menghidupkan kembali pembinaan Pangkalan Saka Wanabakti Alas Purwo.

Kegiatan rilis tukik memberikan pengalaman langsung kepada para Pramuka Penegak untuk mengenal kawasan konservasi sekaligus memahami pentingnya menjaga kelestarian penyu dan lingkungan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan Saka Wanabakti di wilayah Kwartir Cabang Banyuwangi.

50 Pramuka Penegak Ikuti Edukasi Konservasi

Pelaksanaan kegiatan mendapat pendampingan dari Pimpinan Saka Wanabakti Tingkat Cabang Banyuwangi sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan pangkalan Saka Wanabakti di wilayah Kwartir Cabang Banyuwangi.

Keterlibatan Pramuka Penegak dalam kegiatan konservasi di kawasan Taman Nasional Alas Purwo menjadi kesempatan untuk belajar secara langsung mengenai lingkungan dan kehidupan satwa yang berada di kawasan konservasi.

Melalui pengalaman tersebut, anggota Pramuka diharapkan semakin memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya dipelajari melalui teori, tetapi juga perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.

Diajak Aktif Belajar Kecakapan Khusus Saka Wanabakti

Sekretaris Pimpinan Saka Wanabakti Tingkat Cabang Banyuwangi, Kak Hengky Firmansyah, yang hadir dalam kegiatan tersebut mendorong anggota agar lebih aktif mengikuti latihan di Saka Wanabakti.

“Saya berharap adik-adik anggota lebih rajin dan giat belajar kecakapan khusus di Saka Wanabakti, khususnya di Krida Reksawana,” ujar Kak Hengky usai kegiatan.

Pesan tersebut menjadi dorongan agar kegiatan di lapangan tidak berhenti sebagai pengalaman sesaat, tetapi dapat dilanjutkan melalui proses pembinaan dan latihan yang lebih terarah di Saka Wanabakti.

Rilis Tukik Jadi Media Promosi Saka Wanabakti

Sementara itu, Ketua Pangkalan Saka Wanabakti Alas Purwo, Kak Khabib Fithoharoh, mengatakan kegiatan rilis tukik juga dimanfaatkan sebagai media promosi untuk mengenalkan Saka Wanabakti kepada calon anggota.

“Melalui kegiatan ini, adik-adik berkesempatan mengenal kawasan konservasi di Taman Nasional Alas Purwo,” ungkapnya.

Menurut Kak Khabib, keberadaan Pangkalan Saka Wanabakti di kawasan Taman Nasional Alas Purwo memberikan ruang pembelajaran langsung bagi anggota untuk memahami pentingnya konservasi.

Lingkungan kawasan konservasi dapat menjadi ruang belajar yang memberikan pengalaman nyata kepada anggota Pramuka dalam mengenal berbagai aspek yang berkaitan dengan pelestarian alam.

Bangun Kepedulian terhadap Kelestarian Lingkungan

Kegiatan Rilis 1.945 Tukik tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di kalangan Pramuka Penegak.

Keterlibatan 50 peserta dalam kegiatan konservasi di Pantai Trianggulasi menunjukkan bahwa pendidikan kepramukaan dapat dikembangkan melalui berbagai aktivitas yang bersentuhan langsung dengan lingkungan.

Melalui kegiatan seperti ini, Pramuka tidak hanya memperoleh pengalaman berkegiatan di alam terbuka, tetapi juga belajar memahami pentingnya menjaga keberlangsungan lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Bagi Saka Wanabakti, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan anggota sekaligus mengenalkan peran Saka Wanabakti sebagai wadah pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega dalam bidang kehutanan dan lingkungan.

Dengan pengalaman belajar langsung di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, para Pramuka Penegak diharapkan semakin memiliki kepedulian terhadap alam serta terdorong untuk mengembangkan kecakapan dan keterampilan melalui kegiatan Saka Wanabakti.

Pewarta: Tim Publikasi

Post a Comment

أحدث أقدم
close
tunasmandiricorp