Kwarda Sumut Kukuhkan Garda Pramuka Kesatria, Siapkan Garda Terdepan Pengabdian bagi Masyarakat

SIBOLANGIT – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Utara kembali menghadirkan inovasi dalam pembinaan generasi muda melalui Pelatihan dan Pengukuhan Garda Pramuka Kesatria Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan ini menjadi tonggak penting lahirnya Garda Pramuka Kesatria sebagai wadah kader-kader terbaik Gerakan Pramuka Sumatera Utara yang dipersiapkan untuk menjadi garda terdepan dalam berbagai aksi kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta pengabdian kepada masyarakat.

Pelatihan diikuti oleh peserta pilihan dari berbagai Kwartir Cabang se-Sumatera Utara dan Pramuka Perguruan Tinggi. Selama tiga hari, peserta memperoleh pembekalan intensif mengenai kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama tim, kesiapsiagaan, penanganan kebencanaan, hingga penguatan karakter sebagai bekal menjalankan tugas pengabdian di tengah masyarakat.

Pelatihan Melibatkan Berbagai Instansi

Untuk meningkatkan kualitas kompetensi peserta, Kwarda Sumatera Utara menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Tim First Aid, serta unsur masyarakat yang memiliki pengalaman dalam bidang kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Peserta juga mengikuti berbagai simulasi lapangan, mulai dari pembangunan tenda darurat, penanganan kebakaran, hingga praktik pertolongan pertama kepada korban sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.

Melalui metode pembelajaran yang memadukan teori dan praktik, peserta diharapkan mampu memiliki keterampilan teknis sekaligus karakter kepemimpinan yang kuat sebagai kader Gerakan Pramuka yang siap diterjunkan membantu masyarakat.

Dikukuhkan Langsung Ketua Kwarda Sumut

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pengucapan Tri Satya dan pengukuhan Garda Pramuka Kesatria yang dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Kak Dikky Anugerah.

Dalam amanatnya, Kak Dikky menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukanlah akhir dari sebuah proses pelatihan, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai kader pengabdian Gerakan Pramuka.

"Saya berharap Garda Pramuka Kesatria menjadi barisan terdepan Gerakan Pramuka yang selalu hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Jadilah pribadi yang tangguh, disiplin, berkarakter, serta mampu bekerja dengan hati dan penuh keikhlasan. Tunjukkan bahwa Pramuka bukan hanya pandai berkemah, tetapi juga mampu menjadi solusi di tengah masyarakat," pesan Kak Dikky.


Ia juga mengajak seluruh anggota Garda Pramuka Kesatria untuk selalu menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman dalam setiap sikap, tindakan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Wujud Nyata Pengamalan Tri Satya dan Dasa Dharma

Menurut Kak Dikky, kehadiran Garda Pramuka Kesatria merupakan sebuah terobosan baru Kwarda Sumatera Utara untuk memperkuat eksistensi Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan karakter yang mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Anggota Garda Kesatria diproyeksikan menjadi relawan yang siap diterjunkan dalam berbagai kegiatan sosial, bakti masyarakat, penanggulangan bencana, hingga pelayanan kemanusiaan kapan pun dibutuhkan.

Semangat kesukarelaan, kepedulian sosial, gotong royong, solidaritas, serta cinta tanah air menjadi identitas utama yang melekat pada setiap anggota Garda Pramuka Kesatria sebagai implementasi nyata nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka.

Pesan Kamabida Sumut: Jauhi Narkoba, Tawuran, dan Judi Online

Dalam kesempatan tersebut, Kak Dikky juga menyampaikan pesan Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Kak Bobby Afif Nasution, kepada seluruh anggota Garda Pramuka Kesatria.

Pesan tersebut menekankan pentingnya menjaga nama baik Gerakan Pramuka dengan menjauhi berbagai bentuk perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba, keterlibatan dalam aksi tawuran, maupun praktik judi online.

"Buruknya organisasi Pramuka bisa tergambarkan dari buruknya perilaku anggotanya. Karena itu setiap anggota Garda Kesatria harus mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing," tegasnya.

Siap Menjadi Agen Perubahan

Melalui pelatihan dan pengukuhan ini, Kwarda Gerakan Pramuka Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan kader-kader muda yang adaptif, profesional, berkarakter, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama dan lingkungan.

Garda Pramuka Kesatria diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat citra Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan karakter yang relevan dengan tantangan zaman.

Prosesi penutupan kegiatan ditandai dengan penampilan simulasi tanggap bencana oleh para peserta, pemberian ucapan selamat kepada anggota yang telah dikukuhkan, serta sesi foto bersama seluruh peserta, instruktur, dan jajaran pengurus Kwarda Sumatera Utara.


Pewarta: Pusdatin

Post a Comment

أحدث أقدم
close
tunasmandiricorp