Saka Bhayangkara Seyegan Gelar Edukasi Airsoft Gun, Bekali Anggota dengan Pengetahuan Keselamatan dan Kamtibmas

SLEMAN – Saka Bhayangkara Seyegan melalui Krida Prasbhara menggelar latihan rutin berupa materi Pengenalan dan Edukasi Airsoft Gun yang disampaikan oleh anggota Club SPAS12, Kak Gigih Eko Saputro dan Kak Annas Nur Prasetyanto. Kegiatan dilaksanakan di SMK Negeri 1 Seyegan pada Minggu (7/6/2026) dan diikuti oleh 38 anggota Saka Bhayangkara Seyegan.

Latihan tersebut didampingi oleh para Pamong dan Instruktur Saka Bhayangkara Seyegan. Kegiatan diawali dengan apel pembukaan latihan, dilanjutkan penyampaian materi teori di dalam kelas mengenai pengenalan airsoft gun, fungsi, mekanisme penggunaan, serta aspek keselamatan yang harus dipahami oleh setiap pengguna.

Meningkatkan Pemahaman Anggota tentang Airsoft Gun

Dalam sesi materi, peserta diberikan pemahaman mendasar mengenai airsoft gun sebagai perangkat olahraga yang digunakan dalam kegiatan menembak reaksi dan permainan taktis (tactical game) di area yang telah ditentukan sesuai aturan yang berlaku.

Narasumber menjelaskan bahwa penggunaan airsoft gun harus dilakukan secara bertanggung jawab dan mengedepankan faktor keselamatan. Setiap pengguna wajib memahami prosedur penggunaan, penyimpanan, serta aturan transportasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat maupun membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Materi yang disampaikan juga mencakup pengenalan komponen dasar airsoft gun, prosedur pemeriksaan sebelum digunakan, hingga etika penggunaan dalam kegiatan olahraga dan simulasi yang resmi.

Praktik Langsung di Lapangan

Setelah menerima materi teori, seluruh peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti sesi praktik langsung di lapangan. Pada sesi ini peserta diperkenalkan dengan teknik dasar penggunaan airsoft gun secara aman di bawah pengawasan instruktur yang berpengalaman.

Praktik tersebut bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada anggota agar memahami tata cara penggunaan yang benar sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan selama berlatih.

Sebagai kader keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), anggota Saka Bhayangkara Seyegan dibekali pengetahuan mengenai cara memperlakukan unit airsoft gun secara tepat sehingga dapat menghindari risiko kecelakaan maupun penyalahgunaan.

Memahami Aturan Penggunaan dan Transportasi Airsoft Gun

Dalam kegiatan ini juga disampaikan edukasi mengenai aturan penggunaan airsoft gun yang hanya diperbolehkan untuk kegiatan olahraga menembak reaksi atau permainan taktis di lokasi resmi maupun lapangan tertutup yang telah ditentukan.

Peserta diberikan pemahaman bahwa airsoft gun tidak boleh digunakan sembarangan di ruang publik atau lingkungan umum yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

Selain itu, narasumber menjelaskan pentingnya prosedur transportasi yang aman saat membawa airsoft gun. Unit wajib disimpan di dalam gun case atau tas khusus dalam kondisi aman dan tidak siap digunakan. Peserta juga diingatkan agar tidak memperlihatkan airsoft gun secara terbuka di tempat umum guna menghindari kesalahpahaman dan menjaga keamanan bersama.

Sarana Edukasi dan Pencegahan Penyalahgunaan

Kegiatan edukasi ini menjadi bagian dari upaya pembinaan anggota Saka Bhayangkara Seyegan agar memiliki pengetahuan yang benar mengenai penggunaan airsoft gun sekaligus memahami batasan-batasan yang berlaku dalam penggunaannya.

Melalui latihan rutin ini, anggota diharapkan semakin memahami aspek keselamatan, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai kader Kamtibmas yang mampu memberikan contoh positif di lingkungan masyarakat.

Saka Bhayangkara Seyegan berharap kegiatan edukatif semacam ini dapat meningkatkan wawasan anggota sekaligus mencegah terjadinya penyalahgunaan airsoft gun oleh generasi muda. Dengan pemahaman yang tepat, anggota dapat memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk mendukung kegiatan olahraga, pembinaan karakter, dan penguatan budaya tertib hukum di tengah masyarakat.

Post a Comment

أحدث أقدم
close
tunasmandiricorp