Ridho Nasution Dorong Pramuka Medan Dukung Program Satu Data

MEDAN – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Medan menekankan pentingnya peran aktif Pramuka dalam memberikan solusi nyata bagi masyarakat dan tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial semata.

Hal tersebut disampaikan Ketua Kwartir Cabang (Ka. Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan, Rasyid Ridho Nasution, S.STP, saat Rapat Paripurna Andalan Kwarcab Kota Medan, Minggu (24/05/2026) di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan.

Dalam arahannya, Ridho Nasution menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus hadir di tengah masyarakat, membantu orang tua, serta menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda.

“Pramuka jangan hanya sekadar membuat kegiatan yang bersifat seremonial hingga lupa tujuan pokoknya. Kita harus hadir memberikan solusi kepada masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menegaskan seluruh anggota Pramuka harus tetap kreatif, adaptif, namun tetap berpegang teguh pada nilai agama, Tri Satya, dan Dasa Dharma Pramuka.

Dalam kesempatan tersebut, terdapat beberapa poin penting yang menjadi perhatian, salah satunya mendukung program “Pramuka Satu Data” yang selaras dengan program Pemerintah Kota Medan tentang “Medan Satu Data”.

Melalui program tersebut, seluruh data anggota Pramuka, gugus depan aktif maupun tidak aktif, pembina, pelatih, hingga peserta didik diharapkan dapat terdata secara valid dan terintegrasi.

“Kalau data sudah ada, kita bisa memetakan apa yang harus dilakukan, mengevaluasi program sebelumnya, dan menentukan langkah ke depan,” katanya.


Menurut Ridho Nasution, data yang valid akan memudahkan organisasi dalam menyusun kebijakan pembinaan, pemetaan potensi anggota, hingga menentukan program kerja yang tepat sasaran.

Data tersebut nantinya juga diharapkan mampu mendukung program-program pemerintah daerah, termasuk pemetaan masyarakat penerima bantuan sosial dan berbagai program kesejahteraan lainnya.

Selain itu, Ridho Nasution juga menekankan pentingnya kolaborasi antarbidang dalam tubuh organisasi Pramuka agar seluruh kegiatan berjalan terintegrasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kita ingin semua bidang terhubung dan saling mendukung. Program yang dibuat harus menjadi kesepakatan bersama,” ucapnya.


Ia menilai Gerakan Pramuka harus mampu menjadi organisasi yang modern, tertata, dan responsif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai dasar kepramukaan.

Pramuka juga diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang cinta tanah air dan berguna bagi masyarakat. Menurutnya, pendidikan karakter melalui Pramuka memiliki dampak jangka panjang dalam kehidupan seseorang.

“Pramuka adalah tempat menciptakan kader generasi depan yang mampu membersamai kehidupan anak-anak muda saat ini,” ungkapnya.


Di akhir arahannya, Ridho Nasution mengajak seluruh anggota Pramuka untuk tetap semangat menjalankan kegiatan lapangan dan terus menjaga semangat pengabdian demi kemajuan organisasi dan masyarakat.

Melalui Rapat Paripurna Andalan ini, Kwarcab Kota Medan berharap seluruh jajaran mampu memperkuat sinergi organisasi serta menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi pembinaan generasi muda di Kota Medan.

Post a Comment

أحدث أقدم
close
tunasmandiricorp