Di Istana Kerajaan Swedia, Ahmad Rusdi Membawa Nama Indonesia ke Panggung Kepramukaan Dunia

STOCKHOLM, SWEDIA – Nama Indonesia kembali berkibar di panggung kepramukaan internasional. Dalam pertemuan ke-78 Dewan Pengurus World Scout Foundation (WSF) yang berlangsung di Istana Kerajaan Swedia, Stockholm, pada 7–9 Mei 2026, Ahmad Rusdi kembali terpilih sebagai anggota Dewan Pengurus WSF untuk masa bakti 2026–2029.

Pertemuan bergengsi tersebut menjadi momentum penting bagi Gerakan Pramuka Indonesia. Ahmad Rusdi menjadi orang Indonesia pertama yang dipercaya duduk di Dewan Pengurus WSF, lembaga internasional yang berperan sebagai badan penggalangan dana dan dukungan keuangan bagi World Organization of the Scout Movement (WOSM).

Grand Duke Guillaume Resmi Menjadi Ketua Dewan Kehormatan WSF

Dalam kesempatan yang sama, Yang Mulia Grand Duke Guillaume dari Luksemburg mengangkat salam tiga jari Pramuka saat mengucapkan sumpah sebagai Ketua Dewan Kehormatan WSF periode 2026–2029. Ia menggantikan Raja Carl XVI Gustaf dari Swedia, yang telah mengabdikan diri selama hampir lima dekade sebagai Ketua Dewan Kehormatan WSF.

Setelah menyelesaikan masa tugasnya, Raja Carl XVI Gustaf diangkat sebagai Honorary Founder dan Penasehat WSF. Sementara itu, Puteri Sama bint Faisal Al Saud dari Arab Saudi dipercaya sebagai Wakil Ketua Dewan Kehormatan.

Rangkaian kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari peringatan ulang tahun ke-80 Raja Swedia dan penghormatan atas 50 tahun pengabdiannya dalam mendukung gerakan kepanduan dunia.

Pengakuan Dunia kepada Gerakan Pramuka Indonesia

Ahmad Rusdi mengungkapkan bahwa keterpilihannya kembali merupakan bentuk kepercayaan internasional terhadap kiprah Gerakan Pramuka Indonesia.

“Ini sekaligus pengakuan komunitas kepanduan internasional kepada Gerakan Pramuka Indonesia,” ujar Ahmad Rusdi pada 18 Mei 2026.

Dewan Pengurus WSF terdiri atas 26 tokoh dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Arab Saudi, Swedia, Denmark, Luksemburg, Malaysia, dan Indonesia.

Kehadiran Rusdi menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi peserta dalam gerakan kepanduan dunia, tetapi juga menjadi bagian dari lingkar pengambil keputusan strategis internasional.

Kiprah Panjang Ahmad Rusdi di Dunia Kepanduan

Ahmad Rusdi dikenal sebagai salah satu tokoh kepanduan Indonesia yang memiliki pengalaman luas di tingkat global. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Ketua Komite Pramuka Asia Pasifik serta Ketua Yayasan Kepramukaan Asia Pasifik.

Ia juga merupakan orang Indonesia pertama yang dipercaya memimpin Yayasan Kepramukaan Asia Pasifik, sekaligus tokoh Indonesia kedua yang menjabat Ketua Komite Pramuka Asia Pasifik setelah Mayjen TNI (Purn) Azis Saleh.

Selain aktif di dunia kepanduan, Ahmad Rusdi memiliki karier diplomatik yang cemerlang. Ia pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Yunani dan Thailand, Kepala Rumah Tangga Kepresidenan, serta Kepala Protokol Negara.

World Scout Foundation dan Perannya bagi Kepanduan Dunia

World Scout Foundation adalah lembaga nirlaba yang menggalang dana dari individu, perusahaan, yayasan, dan negara untuk mendukung program-program WOSM di seluruh dunia. Dana yang terkumpul dikelola melalui Scout Fund dan hasil investasinya digunakan untuk membiayai berbagai program pendidikan karakter generasi muda.

Sejumlah kwartir daerah di Indonesia pernah menerima dukungan program dari WOSM dan WSF, termasuk melalui program Ticket to Life dan penghargaan Messenger of Peace.

Penghargaan Gold Wolf untuk Raja Swedia

Pada acara Gala Dinner WSF di City Hall Stockholm yang dihadiri sekitar 800 undangan dari berbagai negara, Raja Carl XVI Gustaf menerima penghargaan tertinggi dunia kepanduan, Gold Wolf Award.

Penghargaan ini sangat langka dan sebelumnya hanya pernah diberikan kepada dua tokoh, yakni Pangeran Arthur, Duke of Connaught pada tahun 1917, serta Ratu Elizabeth II pada tahun 1953.

Penghargaan tersebut menjadi simbol penghormatan atas dedikasi luar biasa Raja Swedia dalam mendukung perkembangan kepanduan dunia selama 50 tahun terakhir.

Indonesia Semakin Diperhitungkan di Tingkat Global

Bagi Gerakan Pramuka Indonesia, keterpilihan Ahmad Rusdi menjadi bukti bahwa kontribusi bangsa Indonesia dalam pendidikan karakter generasi muda mendapatkan pengakuan internasional.

Di ruang-ruang Istana Kerajaan Swedia, nama Indonesia disebut bukan semata karena kekuatan ekonomi atau politik, tetapi karena kepercayaan, dedikasi, dan kerja panjang dalam membangun gerakan kepanduan dunia.

Dengan kehadiran Ahmad Rusdi di Dewan Pengurus WSF, Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan penting dalam percaturan kepanduan internasional.

#Pewarta: Redaksi Filateli Pramuka

Post a Comment

أحدث أقدم
close
tunasmandiricorp