BANTUL – Pangkalan MAN 4 Bantul melaksanakan kegiatan Kemah Akbar di Bumi Perkemahan Kebon Ndeso pada 28 hingga 30 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pramuka Penegak kelas X yang terbagi dalam 8 sangga putra, 10 sangga putri, serta Sangga PASUS Adipati Prawiratama putra dan putri.
Kemah akbar ini mengusung tema “Pradipa Wira Sangkara” yang sarat makna pembentukan karakter generasi muda Pramuka.
Pembukaan Penuh Semangat
Kegiatan dibuka secara resmi dengan pemukulan gong sebanyak empat kali oleh Kak Dwi Mulyono selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 4 Bantul sekaligus Ketua Gugus Depan putra.
Suasana pembukaan berlangsung tertib dan penuh semangat dari seluruh peserta yang mengikuti upacara pembukaan.
Dalam amanatnya, Kak Dwi menyampaikan bahwa tema kemah memiliki makna mendalam dalam pembentukan karakter peserta didik.
“Pradipa Wira Sangkara berarti Ananda akan dicetak menjadi kesatria, pemantik obor persatuan, sesuai dengan Dasa Darma Pramuka yang ketiga,” tegasnya.
Sarana Pembentukan Karakter
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan kemah bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sarana pembelajaran kepramukaan untuk membentuk karakter, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai rangkaian acara mulai dari pra pembukaan, kegiatan inti kepramukaan, hingga kegiatan api unggun yang sarat makna kebersamaan dan pengamalan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk melatih kerja sama, kekompakan, serta tanggung jawab dalam setiap sangga.
Harapan dan Pesan Pembina
Kak Dwi juga berpesan kepada seluruh peserta untuk dapat berkolaborasi dengan baik dalam kelompok serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila dalam persiapan kegiatan masih terdapat kekurangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu meningkatkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, serta mempererat rasa persatuan, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.


