SLEMAN — Rangkaian Pengembaraan Akhir Tahun (BARATA) Sleman ke-40 pada hari ketiga, Selasa, 30 Desember 2025, diisi dengan pelaksanaan Giat Prestasi Maskot atau Tanda Pengenal Sangga. Penilaian giat ini dilaksanakan di ruang-ruang kelas SMP Negeri 2 Sleman sebagai bagian dari rangkaian giat prestasi yang menonjolkan kreativitas dan identitas sangga.
Giat Prestasi Maskot atau Tanda Pengenal Sangga memiliki keunikan tersendiri, karena proses pembuatan maskot telah dilakukan oleh masing-masing sangga sejak sebelum BARATA Sleman ke-40 dimulai. Dengan demikian, pada saat pengembaraan berlangsung, kakak-kakak Pramuka hanya mengikuti tahap penilaian terhadap karya yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Dalam giat ini, setiap sangga menampilkan maskot atau tanda pengenal yang mencerminkan identitas, kreativitas, serta kekompakan anggota sangga. Adapun aspek penilaian meliputi orisinalitas desain, kesesuaian makna dan filosofi, kerapian karya, serta kemampuan sangga dalam menjelaskan konsep maskot yang ditampilkan.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang berkompeten di bidang desain dan kreativitas, yakni Kak Ananda Sadewa, Kak Yuanita Kusuma Rahmawati, S.Si., dan Kak Purwoko Sasmoyo, S.T., M.M. Dewan juri melakukan penilaian secara objektif dan menyeluruh terhadap setiap karya maskot sangga yang ditampilkan.
Melalui Giat Prestasi Maskot atau Tanda Pengenal Sangga ini, BARATA Sleman ke-40 kembali menegaskan pentingnya kreativitas, identitas, serta kerja sama dalam kegiatan kepramukaan. Giat ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap sangga serta memperkuat karakter kakak-kakak Pramuka.
Pewarta : Tim Media Barata XL


