SLEMAN — Rangkaian kegiatan Pengembaraan Akhir Tahun (BARATA) Sleman ke-40 pada hari pertama, Minggu (28/12/2025), diisi dengan berbagai giat prestasi yang bersifat edukatif dan kreatif. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Giat Prestasi Mozaik yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tempel.
Giat Prestasi Mozaik dirancang sebagai sarana untuk mengasah kreativitas, ketelitian, serta kepekaan sosial kakak-kakak Pramuka peserta BARATA Sleman ke-40. Kegiatan ini sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup melalui pendekatan seni dan edukasi.
Dalam pelaksanaannya, setiap sangga ditantang untuk menuangkan ide dan gagasan ke dalam sebuah karya seni mozaik yang selaras dengan tema besar BARATA Sleman ke-40, yaitu “Jelajah Bhumi Medang”. Uniknya, media utama yang digunakan adalah limbah plastik kemasan makanan, yang diolah menjadi karya bernilai estetika dan pesan lingkungan.
Melalui pemanfaatan bahan bekas tersebut, Giat Prestasi Mozaik tidak hanya mendorong kreativitas visual, tetapi juga mengedukasi peserta tentang pengelolaan sampah, daur ulang, serta penerapan prinsip ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Karya-karya yang dihasilkan menjadi bukti nyata bahwa limbah plastik dapat diolah menjadi media pembelajaran dan ekspresi seni.
Selama kegiatan berlangsung, Sangga Kerja BARATA Sleman ke-40 secara aktif mendampingi jalannya giat untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Antusiasme kakak-kakak Pramuka terlihat jelas sejak awal hingga akhir kegiatan, meskipun pengembaraan baru memasuki hari pertama.
Giat Prestasi Mozaik ini menegaskan bahwa BARATA Sleman ke-40 tidak hanya menitikberatkan pada aktivitas pengembaraan fisik semata, tetapi juga pada pengembangan kreativitas, kerja sama tim, pembentukan karakter, serta kepedulian terhadap lingkungan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat kepramukaan yang adaptif dan relevan dengan tantangan zaman.
Pewarta : Tim Media BarataXL


