FILATELIPRAMUKA.COM – MEDAN – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Seleksi Peserta Jambore Dunia (World Scout Jamboree) Ke-26 Tahun 2027 pada 13–14 Juni 2026 di Kota Medan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 51 peserta Pramuka Penegak dan Pandega yang berasal dari 8 Kwartir Cabang di wilayah Sumatera Utara sebagai bagian dari proses penjaringan calon peserta terbaik menuju kontingen Indonesia.
Kegiatan seleksi secara resmi dibuka oleh Sekretaris Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Kak Ir. Herianto. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Jambore Dunia bukan hanya menjadi ajang pertemuan internasional anggota kepanduan, tetapi juga ruang strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, memiliki wawasan global, serta mampu menjadi duta bangsa di tingkat internasional.
“Dalam seleksi ini kita tidak hanya mencari peserta yang memiliki kemampuan kepramukaan yang baik, tetapi juga pribadi yang memiliki integritas, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta mampu menjadi representasi terbaik Sumatera Utara dan Indonesia di forum dunia,” ujar Kak Herianto saat membuka kegiatan.
Pada pelaksanaan tahun ini, panitia menerapkan metode hybrid guna memberikan kesempatan yang lebih luas kepada peserta dari seluruh wilayah Sumatera Utara. Sebanyak 44 peserta mengikuti seleksi secara luring (tatap muka) di lokasi kegiatan di Kota Medan, sementara 7 peserta dari wilayah Kepulauan Nias mengikuti seluruh rangkaian seleksi secara daring.
Skema pelaksanaan secara kombinasi tersebut menjadi bentuk adaptasi sekaligus komitmen Gerakan Pramuka untuk memastikan akses yang setara bagi peserta dari wilayah kepulauan maupun daerah yang memiliki tantangan geografis.
Seleksi Menilai Kepemimpinan, Karakter, dan Kompetensi Global
Selama dua hari pelaksanaan, seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi yang dirancang secara komprehensif dan berorientasi pada standar kebutuhan peserta kegiatan internasional.
Beberapa aspek yang menjadi fokus penilaian meliputi:
- Kemampuan dan wawasan kepramukaan;
- Kepemimpinan dan kerja sama tim;
- Kemampuan komunikasi;
- Wawasan kebangsaan dan kebhinekaan;
- Kemampuan berbahasa asing;
- Karakter, integritas, dan kepribadian.
Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan profesional oleh tim penguji yang telah ditetapkan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara.
Melalui tahapan ini, peserta yang terpilih nantinya akan melanjutkan proses seleksi berikutnya sebagai bagian dari persiapan menuju pembentukan Kontingen Indonesia pada Jambore Dunia Ke-26 Tahun 2027.
Menyiapkan Duta Pramuka Indonesia di Tingkat Dunia
Jambore Dunia merupakan pertemuan besar anggota kepanduan tingkat internasional yang mempertemukan peserta dari berbagai negara untuk saling belajar, bertukar budaya, memperluas persahabatan, serta membangun kerja sama global antar generasi muda.
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara berharap proses seleksi ini mampu melahirkan peserta yang tidak hanya unggul dalam keterampilan kepramukaan, tetapi juga memiliki kemampuan menjadi agent of friendship, memperkuat persatuan bangsa, serta membawa nama baik Sumatera Utara dan Indonesia di tingkat internasional.
Melalui proses yang kompetitif dan terbuka, diharapkan calon peserta yang terpilih nantinya dapat menunjukkan kualitas terbaik sebagai representasi generasi muda Indonesia di panggung kepanduan dunia.
Pewarta: Pusinfo Kwarda Gerakan Pramuka Sumatera Utara


