Pramuka MAN 2 Banda Aceh Gelar Perjusami, Momentum Pelantikan Tamu Ambalan Penegak Angkatan 2026

BANDA ACEH — Gugus Depan Pramuka MAN 2 Banda Aceh menyelenggarakan Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami) pada 18–20 September 2026 di lingkungan MAN 2 Banda Aceh. Kegiatan ini menjadi rangkaian akhir proses Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) sekaligus momentum pelantikan peserta menjadi bagian dari Ambalan Penegak T. Nyak Arief dan Pocut Meurah Intan.

Proses PTA telah dilaksanakan melalui rangkaian pembinaan dan pembelajaran selama kurang lebih dua bulan atau delapan kali pertemuan. Dalam proses tersebut, calon Tamu Ambalan mendapatkan berbagai materi dasar kepramukaan sebagai bekal untuk mengenal kehidupan dan tata kelola Ambalan Penegak.

Berdasarkan agenda kegiatan PTA, materi yang diberikan meliputi Sejarah Pramuka MAN 2 Banda Aceh, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Prinsip Dasar Kepramukaan (PDK), Metode Kepramukaan, Sejarah Kepramukaan Indonesia dan Dunia, pengenalan seragam dan tanda pengenal seragam Penegak, serta tali-temali.

Rangkaian pembinaan juga dilengkapi dengan praktik tali-temali dan persiapan perkemahan sebagai bagian dari proses pembekalan sebelum peserta mengikuti Perjusami.

Perjusami Dibuka dengan Apel dan Api Unggun

Perjusami dibuka pada Jumat malam oleh Waka Kesiswaan sekaligus Mabigus Pramuka MAN 2 Banda Aceh, Dr. Syamsul Bahri, MA. Pembukaan turut dihadiri oleh Kak Nanang dan Kak Anwar dari Kwartir Cabang Kota Banda Aceh, Pembina OSIM MAN 2 Banda Aceh Saryulis, S.Pd., serta perwakilan Kesiswaan Rita Marlina, S.Pd., Gr. dan Maghdalena, S.Pd.

Kehadiran para orang tua peserta PTA juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembinaan peserta didik melalui kegiatan kepramukaan.

Suasana pembukaan berlangsung semarak. Para peserta PTA menampilkan berbagai penampilan dan atraksi yang telah dipersiapkan sebagai bagian dari kreativitas dan kekompakan mereka.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyulutan api unggun yang menjadi salah satu momen kebersamaan dalam perkemahan sekaligus sarana membangun semangat persaudaraan antarpeserta.

Perkemahan Menjadi Ruang Pendidikan Karakter

Perjusami tidak hanya menjadi kegiatan rekreatif, tetapi juga menjadi ruang pendidikan karakter bagi peserta. Selama kegiatan, peserta dilatih untuk hidup tertib, mandiri, bertanggung jawab, bekerja sama, menghargai sesama, serta mampu mengambil peran dalam kelompok.

Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari pendidikan kepramukaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pembentukan sikap dan karakter.

Dalam sambutannya pada upacara pembukaan, Dr. Syamsul Bahri, MA menekankan bahwa kegiatan Pramuka memiliki posisi penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter.

“Pramuka bukan hanya tentang kegiatan di alam terbuka, baris-berbaris, tali-temali, ataupun perkemahan. Lebih dari itu, Pramuka adalah proses pendidikan karakter. Di sinilah anak-anak kita belajar menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, menghargai orang lain, dan siap mengambil peran di tengah masyarakat.”

Ia juga mengingatkan para peserta PTA bahwa proses menjadi seorang Pramuka Penegak bukan sekadar mendapatkan kacu atau status sebagai anggota Ambalan, tetapi merupakan awal dari perjalanan untuk mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kacu yang nantinya disematkan bukan hanya sebuah tanda bahwa kalian telah dilantik. Di balik kacu itu ada tanggung jawab, ada kehormatan, dan ada nilai-nilai yang harus kalian jaga. Jadilah Pramuka yang bukan hanya aktif ketika berada di lingkungan sekolah, tetapi juga mampu menjadi teladan di keluarga dan masyarakat.”

Pramuka Dipersiapkan Menjadi Generasi Penerus Bangsa

Lebih lanjut, Dr. Syamsul Bahri mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Pramuka sebagai bagian dari proses mempersiapkan generasi penerus bangsa.

“Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Pramuka hadir untuk membentuk manusia yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, cinta tanah air, mampu memimpin, dan siap mengabdi. Karena itu, jadikanlah kegiatan Pramuka ini sebagai proses untuk mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa.”

Peserta PTA Resmi Bergabung dalam Ambalan Penegak

Setelah menjalani seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari, kegiatan PTA ditutup pada Minggu siang oleh Dr. Syamsul Bahri, MA selaku Waka Kesiswaan sekaligus Mabigus Pramuka MAN 2 Banda Aceh.

Penutupan ditandai dengan penyematan kacu/hasduk kepada peserta PTA sebagai simbol diterimanya mereka dalam kehidupan Ambalan Penegak T. Nyak Arief dan Pocut Meurah Intan.

Penyematan kacu tersebut menjadi simbol bahwa perjalanan para peserta sebagai Pramuka Penegak tidak berakhir pada kegiatan pelantikan. Sebaliknya, momentum tersebut menjadi awal untuk mengembangkan diri, mengamalkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma, serta berkontribusi positif bagi madrasah, keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Perkuat Pendidikan Karakter melalui Kepramukaan

Melalui kegiatan ini, Pramuka MAN 2 Banda Aceh terus berkomitmen menjadikan pendidikan kepramukaan sebagai salah satu wadah pembentukan karakter peserta didik.

Perjusami sekaligus pelantikan Tamu Ambalan Angkatan 2026 menjadi bagian dari proses pembinaan untuk membentuk generasi muda yang tangguh, mandiri, berkarakter, peduli, serta siap mengambil peran positif dalam kehidupan bermasyarakat dan menjadi bagian dari masa depan bangsa.

Pewarta: Khaidir Marzuki

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close
tunasmandiricorp