PD PFI DIY Terbitkan Sampul Peringatan Wayang Jogja Night Carnival 2026, Dicetak Terbatas 500 Lembar

YOGYAKARTA — Pengurus Daerah Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PD PFI DIY) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta menerbitkan Sampul Peringatan (SP) Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026. Penerbitan sampul khusus ini menjadi salah satu bentuk dokumentasi filateli untuk mengabadikan peristiwa budaya dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta.

Selain Sampul Peringatan, kolaborasi tersebut juga menghadirkan cap slogan khusus WJNC 2026 yang direncanakan dapat dijumpai melalui kantor pos tertentu. Kehadiran kedua produk filateli ini diharapkan menambah dokumentasi kegiatan budaya sekaligus menjadi daya tarik bagi para penggemar filateli.

WJNC 2026 Mengangkat Tema Gana Kalajaya

Wayang Jogja Night Carnival 2026 menjadi puncak rangkaian peringatan HUT ke-270 Kota Yogyakarta yang mengusung tema “Otientik Konkret”. Adapun WJNC tahun ini mengangkat tema “Gana Kalajaya”, yang merupakan saduran karya Sri Sultan Hamengku Buwono X pada 2021.

Kisah Gana Kalajaya menceritakan Bathara Gana atau Ganesha yang menghadapi dan mengalahkan Nilarudhaka. Cerita tersebut membawa pesan tentang keteguhan dalam menghadapi tantangan dan cobaan, yang tercermin dalam nilai ora mingkuh, yakni sikap tidak menghindar dan tidak menyerah ketika menghadapi tantangan kehidupan.

Secara filosofis, Gana dimaknai sebagai kekuatan masyarakat, Kala sebagai tantangan zaman, dan Jaya sebagai kejayaan bersama. Filosofi ini menggambarkan semangat kolektif warga Yogyakarta untuk menghadapi perubahan zaman dan membangun kota secara bersama-sama.

Filateli Mengabadikan Peristiwa Budaya Yogyakarta

Semangat tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan WJNC yang mengintegrasikan budaya, lingkungan, pendidikan, ekonomi kreatif, dan pariwisata. Berbagai upaya dilakukan, antara lain melalui penerapan konsep green event, pengembangan eco costume, workshop dan edukasi, serta pemeliharaan kebersihan dan kelestarian ruang kota selama kegiatan berlangsung.

Dengan demikian, WJNC tidak hanya menjadi pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga ruang perjumpaan antara masyarakat dan wisatawan, tradisi dan kreativitas, serta budaya dan perkembangan zaman. Kegiatan ini turut memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota budaya dan The City of Festival.

Melalui penerbitan Sampul Peringatan dan cap slogan khusus, peristiwa budaya tersebut juga mendapat tempat dalam dokumentasi filateli. Sampul Peringatan dapat menjadi kenangan atas penyelenggaraan WJNC 2026 sekaligus bagian dari koleksi yang merekam perjalanan budaya Kota Yogyakarta.

Dicetak Terbatas 500 Lembar

Sekretaris PD PFI DIY, Bambang Pamungkas, S.Kom., menjelaskan bahwa penerbitan Sampul Peringatan WJNC 2026 merupakan tindak lanjut atas surat permohonan dari Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta yang diterima pada Agustus 2026.

“Menindaklanjuti surat permohonan dari Dinas Pariwisata Yogyakarta bulan Agustus kemarin, kami selaku PD PFI DIY mengupayakan terbitnya Sampul Peringatan (SP) khusus kegiatan WJNC tahun 2026 ini. Tak hanya Sampul Peringatan yang terbit, tetapi juga ada cap slogan khusus WJNC 2026 yang nantinya bisa dijumpai di berbagai kantor pos khusus,” ungkap Bambang saat ditemui pada puncak acara WJNC di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Rabu (7/10/2026).

Bambang menambahkan bahwa Sampul Peringatan tersebut dicetak dalam jumlah terbatas sehingga berpotensi menarik minat para kolektor dan penggemar filateli.

“SP ini dicetak terbatas, hanya 500 lembar. Para filatelis dapat menghubungi PD PFI DIY untuk mendapatkannya,” pungkas Bambang.

Penerbitan Sampul Peringatan WJNC 2026 menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara komunitas filateli dan pemerintah daerah dalam mendokumentasikan agenda budaya. Kolaborasi ini sekaligus membuka ruang bagi filateli untuk ikut memperkenalkan kekayaan budaya Yogyakarta kepada masyarakat luas.

Pewarta: Tim Filateli Pramuka

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close
tunasmandiricorp