PDT Lustrum XI 2026 Hadir dengan Rute Garis Imajiner Yogyakarta, Simak Jadwal dan Ketentuannya

YOGYAKARTA — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta melalui Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kota Yogyakarta akan kembali menyelenggarakan Pengembaraan Desember Tradisional (PDT) ke-55 Lustrum XI Tahun 2026.

Pada penyelenggaraan tahun 2026, kegiatan tahunan yang telah menjadi salah satu tradisi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kota Yogyakarta tersebut mengangkat rute “Garis Imajiner Yogyakarta”. Pra-pengembaraan dijadwalkan pada Sabtu, 12 Desember 2026, sedangkan kegiatan utama pengembaraan berlangsung pada Kamis, 17 Desember hingga Senin, 21 Desember 2026.

Dalam Petunjuk Teknis PDT ke-55 Lustrum XI Tahun 2026, kegiatan ini mengusung tema “Urip Iku Urup: Menelusuri Sumbu Kehidupan Yogyakarta”, dengan motto “Satyaku, Ku Dharmakan, Dharmaku, Ku Baktikan” dan slogan “Menjelajah Garis Imajiner, Menghidupkan Semangat Petualang”.

PDT merupakan kegiatan besar yang secara khusus menjadi bagian dari tradisi pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di Kwarcab Kota Yogyakarta. Kegiatan ini telah dilaksanakan secara rutin setiap tahun sejak 1970. Pada penyelenggaraan PDT ke-55 Lustrum XI Tahun 2026, peserta akan diajak menggabungkan aktivitas pengembaraan, pendidikan, prestasi, patriotisme, budaya, dan bakti kepada masyarakat.

Perkuat Persaudaraan, Kepemimpinan dan Kepedulian Lingkungan

Penyelenggaraan PDT ke-55 tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan perjalanan dan petualangan. Berdasarkan petunjuk teknis, kegiatan ini bertujuan meningkatkan persaudaraan sesama anggota Gerakan Pramuka, melatih kedisiplinan dan kreativitas, menanamkan jiwa kepemimpinan serta kecintaan terhadap tanah air melalui aktivitas pengembaraan.

Peserta juga diarahkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sebagai bentuk pengamalan Satya dan Darma Pramuka. Selain itu, kegiatan menjadi sarana untuk memperluas pemahaman peserta terhadap kekayaan sejarah dan budaya Yogyakarta serta memberikan pengalaman dalam membangun interaksi dan persaudaraan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, penyelenggara menargetkan tumbuhnya jiwa kepemimpinan, sportivitas, kedisiplinan, kreativitas, patriotisme, serta kesadaran ekologis dan sosial di kalangan peserta.

Peserta dari Kota Yogyakarta dan Kuota Khusus se-DIY

Sasaran utama PDT ke-55 Lustrum XI Tahun 2026 adalah Pramuka Penegak yang berpangkalan di SMA, SMK dan MA se-Kwartir Cabang Kota Yogyakarta.

Menariknya, penyelenggara juga membuka kuota khusus sebanyak enam Sangga bagi pangkalan dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta di luar Kota Yogyakarta yang ingin mengikuti kegiatan PDT Lustrum XI Tahun 2026.

Peserta tergabung dalam satuan berupa Sangga yang terdiri atas 6–8 orang, dengan komposisi Ketua Sangga, Wakil Ketua Sangga dan anggota. Ketua Sangga sekurang-kurangnya merupakan Pramuka Penegak Bantara dan peserta harus terdaftar dalam Sistem Informasi Kelembagaan dan Anggota Pramuka (SISKA).

Setiap gugus depan juga diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu Sangga. Peserta harus merupakan anggota aktif gugus depan dan masih berstatus sebagai siswa di pangkalan masing-masing.

Pendaftaran Dibuka 5 September hingga 23 Oktober 2026

Pendaftaran peserta PDT ke-55 Lustrum XI Tahun 2026 dibuka mulai 5 September hingga 23 Oktober 2026. Sementara Temu Teknis dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026.

Informasi penting pendaftaran PDT ke-55:

  • Pendaftaran: 5 September–23 Oktober 2026
  • Temu Teknis: 24 Oktober 2026
  • Peserta: Pramuka Penegak dan Pandega sesuai ketentuan
  • Jumlah anggota Sangga: 6–8 orang
  • Kontribusi peserta: Rp1.000.000 per Sangga
  • Pendaftaran dilakukan secara online melalui pdt.pramukakotajogja.or.id

Dalam pendaftaran, peserta wajib mengunggah sejumlah dokumen, antara lain surat tugas peserta, BPJS atau asuransi maupun surat pernyataan biaya mandiri bermaterai, pas foto berseragam Pramuka lengkap, serta bukti pengisian riwayat penyakit.

Untuk pembina pendamping, dokumen yang diperlukan meliputi surat tugas, pas foto berseragam Pramuka dan nomor telepon seluler.

Kontribusi peserta sebesar Rp1.000.000 per Sangga tidak dibayarkan secara tunai. Petunjuk teknis menyebutkan pembayaran dilakukan melalui transfer dan peserta diminta menambahkan kode pembayaran 055 pada nominal transfer.

Fasilitas yang diperoleh peserta meliputi camp fee, scarf, topi rimba, lanyard dan ID card, Tiska, sertifikat serta pelayanan administrasi peserta.

Menempuh Rute Sekitar 80 Kilometer

Salah satu daya tarik utama PDT ke-55 Lustrum XI adalah perjalanan pengembaraan selama lima hari melalui Rute Garis Imajiner Yogyakarta.

Berdasarkan petunjuk teknis, total jarak yang akan ditempuh peserta mencapai sekitar 80 kilometer. Titik awal perjalanan berada di Kawasan Pantai Parangkusumo, sedangkan titik akhir berada di Balaikota Kota Yogyakarta.

Dalam perjalanan, peserta akan melewati sejumlah etape dan pos. Setiap hari terdapat pemberhentian untuk bermalam atau mengikuti kegiatan di basecamp yang telah ditentukan oleh Sangga Kerja.

Pengembaraan tersebut dirancang tidak sekadar menguji kemampuan fisik. Muatan kegiatan mencakup pembinaan mental dan spiritual, patriotisme, persaudaraan, peningkatan keterampilan kepramukaan, bina masyarakat, kepedulian lingkungan dan kebudayaan.

Rangkaian Kegiatan Padat dengan Unsur Prestasi dan Bakti

PDT ke-55 Lustrum XI Tahun 2026 terdiri atas beberapa kelompok kegiatan. Selain pengembaraan utama, terdapat kegiatan patriotisme dan budaya, giat prestasi serta kegiatan bakti masyarakat.

Kegiatan patriotisme dan budaya meliputi Upacara Pembukaan, Upacara Penutupan, Apel Pemberangkatan, Apel Penerimaan, Talkshow dan Malam Wiradharma.

Sementara kegiatan prestasi terdiri atas Festival Kesenian Rakyat, Lomba Baris-Berbaris, Pioneering, Asah Terampil, Film Pendek dan Poster Film Pendek.

Adapun kegiatan bakti meliputi Aksi Eco Vanguard: Reresik Jalur Garis Imajiner serta Pembuatan Eco Enzym.

Festival Kesenian hingga Lomba Pioneering

Festival Kesenian Rakyat menjadi salah satu ruang kreativitas peserta untuk mengangkat sejarah Garis Imajiner Yogyakarta melalui pertunjukan. Peserta membuat video penampilan dengan jumlah pemain 10 orang per pangkalan.

Selain itu, peserta juga akan mengikuti Lomba Baris-Berbaris yang dirancang untuk menguji keterampilan baris-berbaris sekaligus meningkatkan kedisiplinan dan jiwa patriotisme.

Pada giat Pioneering, peserta akan ditantang membuat bangunan berbentuk Rumah Joglo Yogyakarta. Peserta terdiri atas tiga orang per Sangga dengan durasi pembuatan 180 menit dan tinggi bangunan maksimal empat meter.

Asah Terampil Uji Pengetahuan Kepramukaan dan Sejarah Yogyakarta

Giat prestasi lainnya adalah Asah Terampil yang menguji pengetahuan umum, pengetahuan kepramukaan, filosofi dan sejarah Garis Imajiner Yogyakarta, sekaligus ketangkasan, kecepatan dan ketepatan peserta dalam menjawab soal.

Materi Asah Terampil terdiri atas pengetahuan umum sebesar 30 persen, pengetahuan kepramukaan 50 persen dan sejarah Garis Imajiner Yogyakarta sebesar 20 persen.

Kompetisi berlangsung melalui tiga tahap, yakni penyisihan, semifinal dan final. Pada babak penyisihan, dua peserta dari setiap Sangga mengerjakan 60 soal pilihan ganda selama 60 menit. Selanjutnya enam Sangga putra dan enam Sangga putri dengan nilai tertinggi melaju ke semifinal.

Film Pendek Angkat Cerita tentang Yogyakarta

Peserta juga diberi ruang untuk menuangkan kreativitas melalui lomba Film Pendek. Tiga pilihan tema yang disediakan adalah “Napas Sumbu Kehidupan: Cerita Manusia di Balik Megahnya Yogyakarta”, “Melukis Garis Hidup, Menuntaskan Bayang Masa Lalu”, dan “Menyusuri Jejak, Menjemput Makna”.

Film harus merupakan karya orisinal peserta dan memiliki durasi minimal 10 menit serta maksimal 15 menit, di luar opening dan closing credit. Karya juga harus memperhatikan ketentuan hak cipta dan tidak mengandung unsur SARA, kekerasan, kesusilaan maupun pornografi.

Selain film, peserta juga mengikuti lomba Poster Film Pendek yang menjadi media promosi resmi karya film yang dibuat masing-masing pangkalan.

Aksi Eco Vanguard dan Pembuatan Eco Enzym

Nilai kepedulian lingkungan menjadi bagian penting dalam PDT ke-55. Melalui Aksi Eco Vanguard, peserta akan melakukan kegiatan reresik jalur Garis Imajiner pada Etape II.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, mengurangi pencemaran serta membangun kebiasaan menjaga lingkungan.

Peserta juga akan mengikuti praktik pembuatan Eco Enzym sebanyak 600 ml per Sangga. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan dengan memanfaatkan limbah rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran.

Talkshow Bahas Warisan Budaya Yogyakarta

Rangkaian kegiatan PDT Lustrum XI juga menghadirkan talkshow pada Sabtu, 19 Desember 2026 di Basecamp 3.

Talkshow mengangkat tema “Yogyakarta Goes Global: Mengangkat Warisan Budaya ke Panggung Dunia”. Kegiatan ini diarahkan untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai sejarah dan filosofi Garis Imajiner Yogyakarta serta keberadaannya di mata dunia.

Sementara Malam Wiradharma dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 Desember 2026 di Basecamp 4 sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan bakti antar peserta.

Pembukaan di Pantai Parangkusumo, Penutupan di Balaikota Yogyakarta

Upacara Pembukaan PDT ke-55 Lustrum XI Tahun 2026 dijadwalkan pada Kamis, 17 Desember 2026 pukul 09.00 WIB di Kawasan Pantai Parangkusumo.

Sementara Upacara Penutupan akan dilaksanakan pada Senin, 21 Desember 2026 pukul 15.30 WIB di Balaikota Kota Yogyakarta.

Dengan rute sekitar 80 kilometer, rangkaian kegiatan prestasi, aksi bakti, serta eksplorasi sejarah dan budaya Yogyakarta, PDT ke-55 Lustrum XI Tahun 2026 diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang lengkap bagi Pramuka Penegak dan Pandega.

Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya melestarikan tradisi pengembaraan Pramuka di Kota Yogyakarta sambil mengemasnya dalam pengalaman yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.

Sumber: Petunjuk Teknis Pengembaraan Desember Tradisional Ke-55 Lustrum XI Tahun 2026 Rute Garis Imajiner Yogyakarta.

Pewarta: DKC

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close
tunasmandiricorp