MEDAN — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan mengambil peran penting dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-436 Kota Medan yang berlangsung di Lapangan Bola Batalyon Parako 463 Pasgat, Medan, Rabu (01/07/2026).
Momentum peringatan hari jadi Kota Medan tahun ini terasa semakin istimewa karena menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang menghadirkan para kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Upacara dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kota Medan turut ambil bagian sebagai peserta upacara dan menunjukkan kedisiplinan serta semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas pendidikan kepramukaan.
200 Pramuka Penggalang Tampilkan Atraksi Kolosal
Puncak kemeriahan hadir pada penghujung acara ketika sebanyak 200 anggota Pramuka Penggalang Kota Medan menampilkan pertunjukan kolosal berupa Tari Ahoy dan Tari Semaphore di hadapan para tamu undangan.
Tari Ahoy dibawakan dengan penuh semangat dan ekspresi yang menggambarkan karakter masyarakat Medan yang terbuka, ramah, serta memiliki semangat kebersamaan dan jiwa bahari yang kuat.
Sementara itu, penampilan Tari Semaphore menjadi salah satu atraksi yang paling menyita perhatian melalui perpaduan gerakan dinamis dan permainan bendera yang membentuk pola komunikasi visual penuh makna.
Formasi yang ditampilkan memperlihatkan kekompakan, koordinasi, dan kedisiplinan para anggota Pramuka yang telah menjalani latihan secara intensif sebelum hari pelaksanaan.
Disaksikan Langsung 98 Wali Kota se-Indonesia
Penampilan kolosal Pramuka Kota Medan semakin istimewa karena disaksikan langsung oleh 98 Wali Kota dari seluruh Indonesia yang hadir dalam agenda Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026.
Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi generasi muda dalam memperkenalkan budaya lokal sekaligus menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka mampu tampil relevan dalam agenda pemerintahan dan pembangunan daerah.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap dedikasi yang ditunjukkan para anggota Pramuka.
“Tari Ahoy dan semaphore yang ditampilkan adik-adik Pramuka bukan hanya hiburan. Ini adalah pesan bahwa Pramuka Kota Medan tangguh, kreatif, dan siap menjadi garda depan dalam membangun kota. Terima kasih untuk dedikasi kalian,” ujar Rico.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Medan, Rasyid Ridho Nasution, S.STP.
Menurutnya, keterlibatan Pramuka dalam peringatan HUT Kota Medan menjadi bukti bahwa generasi muda mampu berkontribusi nyata sekaligus mengangkat budaya lokal ke panggung yang lebih luas.
“Di depan 98 wali kota se-Indonesia, Pramuka Kota Medan menunjukkan jati diri. Semoga ini menginspirasi kota-kota lain untuk melibatkan Gerakan Pramukanya di setiap agenda pemerintahan,” katanya.
Momentum Penguatan Kolaborasi dan Peran Generasi Muda
Mengusung tema “Medan Tangguh, Maju Untuk Semua”, peringatan HUT ke-436 Kota Medan diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antardaerah sekaligus meningkatkan peran generasi muda dalam pembangunan.
Kehadiran dan kontribusi aktif Gerakan Pramuka dalam kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan tetap menjadi wadah penting dalam membentuk generasi yang disiplin, kreatif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pewarta: Ibnu


