Penuh Antusias, Saka Bhayangkara Seyegan Perdalam Materi Krida TPTKP di Mapolresta Sleman

SLEMAN — Saka Bhayangkara Seyegan kembali melaksanakan latihan rutin sebagai bagian dari pembinaan anggota dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan kepolisian terbatas. Latihan kali ini digelar di Mapolresta Sleman pada Minggu (28/6/2026) dengan fokus pendalaman materi Krida TPTKP (Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara).

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh seluruh anggota Saka Bhayangkara Seyegan. Materi disampaikan langsung oleh Kak Aiptu Jimmy dari Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Sleman yang membagikan pengalaman sekaligus pengetahuan praktis terkait penanganan awal tempat kejadian perkara.

Sebelum memasuki sesi materi, kegiatan diawali dengan Apel Pembukaan Latihan yang dipimpin oleh Pamong Saka, Kak Subandoko, S.H.

Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya membangun karakter disiplin serta menjaga perilaku positif sebagai anggota Pramuka dan generasi muda.

“Anggota harus menjauhi kegiatan negatif seperti pergaulan bebas, nongkrong tanpa tujuan yang jelas, serta tidak terlibat dalam kelompok yang berdampak buruk. Selain itu, anggota juga diingatkan untuk menjaga kedisiplinan waktu dan tidak keluar malam melebihi batas yang telah ditentukan,” pesannya.

Belajar Langsung Prosedur Awal Penanganan Tempat Kejadian Perkara

Materi Krida TPTKP dimulai dengan sesi teori yang dilaksanakan di area lobi Mapolresta Sleman. Dengan media papan tulis (white board), Kak Aiptu Jimmy menjelaskan konsep dasar Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara sebagai salah satu kompetensi penting dalam Saka Bhayangkara.

Dalam penjelasannya, Krida TPTKP berfokus pada kemampuan dasar kepolisian terbatas yang meliputi pengamanan lokasi kejadian, perlindungan korban, pengendalian situasi, serta menjaga status quo tempat kejadian sebelum ditangani lebih lanjut oleh petugas kepolisian yang berwenang.

Peserta juga mendapatkan wawasan langsung melalui berbagai pengalaman lapangan yang dibagikan oleh pemateri saat bertugas menangani sejumlah peristiwa, termasuk proses identifikasi dan penanganan awal pada kasus-kasus tertentu.

Mengenal Peralatan Unit Inafis Secara Langsung

Setelah sesi teori selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan berbagai perlengkapan yang digunakan Unit Inafis dalam mendukung tugas identifikasi di lapangan.

Peserta diberikan kesempatan melihat secara langsung berbagai peralatan operasional seperti kendaraan Inafis, garis polisi (police line), kantong barang bukti, kamera dokumentasi identifikasi, hingga sarung tangan lateks yang menjadi bagian penting dalam menjaga prosedur penanganan TKP.

Suasana latihan berlangsung interaktif karena peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif bertanya mengenai proses identifikasi dan prosedur kerja kepolisian di lapangan.

Menumbuhkan Karakter Disiplin dan Kepedulian

Melalui latihan ini, anggota Saka Bhayangkara Seyegan diharapkan semakin memahami pentingnya ketelitian, kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat sesuai kapasitas dan kompetensi yang dimiliki.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan Apel Penutupan Latihan yang dipimpin oleh Kak Kevin selaku Provos atau Penegak Kedisiplinan Saka Bhayangkara Seyegan.

Latihan rutin ini menjadi bagian dari komitmen Saka Bhayangkara Seyegan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, terampil, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.

Pewarta: Dewan Saka Bhayangkara

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
close
tunasmandiricorp