BANTUL – Satuan Komunitas (SAKO) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) Daerah Istimewa Yogyakarta sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pada Sabtu (2/5/2026) di SDIT LHI Bantul.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 16.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran pengurus Pinsakoda dan Pinsakocab SAKO SIT dari berbagai wilayah di DIY.
Momentum Penyelarasan Strategi
Rakorda secara resmi dibuka oleh Ketua Pinsakoda SAKO SIT DIY, Kak Bani Achmad Sumiyatno, M.G. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Rakorda menjadi momentum penting dalam menyelaraskan strategi pembinaan generasi muda berbasis nilai Islam dan kepramukaan.
“Rakorda ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan upaya bersama untuk memastikan gerak langkah SAKO tetap relevan dengan tantangan zaman, namun tetap kokoh di atas fondasi iman dan takwa,” ujarnya.
Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk menyusun program kerja tahunan serta langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan di lingkungan Sekolah Islam Terpadu.
Perkuat Sinergi dan Evaluasi Program
Kak Bani juga menekankan pentingnya Rakorda sebagai sarana untuk menyamakan visi, memperkuat sinergi antar pengurus, serta mengevaluasi program kerja yang telah berjalan.
SAKO SIT dinilai memiliki peran strategis dalam membina generasi muda agar tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan spiritual yang kokoh.
Melalui Rakorda ini diharapkan terbangun koordinasi yang lebih solid, lahir program-program inovatif, serta meningkatnya komitmen dalam pembinaan peserta didik melalui kegiatan kepramukaan yang islami dan berkarakter.
Dukungan Mabisakoda
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Majelis Pembimbing Satuan Komunitas Daerah (Mabisakoda) Yogyakarta, Kak Agus Efendi, S.E., beserta jajaran.
Dalam arahannya, Mabisakoda menegaskan pentingnya peran Pramuka SIT sebagai wadah pembinaan untuk mencetak pemimpin masa depan yang berkarakter Rabbani, tangguh, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Penyusunan Program Strategis
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda seperti brainstorming program, penyusunan roadmap, serta pembagian peran dan sumber daya organisasi.
Kegiatan Rakorda kemudian ditutup oleh pihak Mabisakoda SAKO SIT DIY dengan harapan seluruh hasil forum dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan.
Harapan ke Depan
Melalui kegiatan ini, SAKO Pramuka SIT DIY diharapkan semakin solid dalam berkontribusi bagi dunia pendidikan, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, serta memiliki keterampilan kepramukaan yang mumpuni.


