Ketua Kwarda Sumut Lantik Mabicab Humbahas, Tegaskan Pramuka Harus Jadi Solusi Nyata bagi Generasi Muda

Humbang Hasundutan — Gerakan Pramuka terus memperkuat konsolidasi organisasi dan peran strategis dalam pembinaan generasi muda di daerah. Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Kak Dikky Anugerah Panjaitan, secara resmi melantik Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Humbang Hasundutan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kwarda Sumut juga melantik jajaran pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Humbang Hasundutan dalam seremoni yang berlangsung khidmat pada Selasa (31/3/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari agenda strategis konsolidasi kelembagaan Gerakan Pramuka di tingkat daerah.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan Gerakan Pramuka tetap relevan, adaptif, serta responsif dalam menjawab tantangan pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam pembinaan karakter generasi muda.

Pramuka Harus Hadir sebagai Solusi Nyata

Dalam sambutannya, Kak Dikky menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar kegiatan seremonial administratif, tetapi merupakan mandat kepemimpinan untuk menghadirkan Gerakan Pramuka sebagai kekuatan nyata dalam pembinaan karakter generasi muda.

“Pramuka tidak boleh hanya menjadi simbol kegiatan seremonial. Ia harus hadir sebagai solusi konkret atas persoalan generasi muda, mulai dari degradasi moral, penyalahgunaan narkoba, hingga krisis kepedulian sosial,” tegas Kak Dikky.


Ia juga menekankan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki kepedulian sosial tinggi.

Jambore Daerah XI Sumatera Utara Digelar Gratis

Pada kesempatan tersebut, Ketua Kwarda Sumatera Utara juga mengumumkan bahwa Jambore Daerah Sumatera Utara XI akan diselenggarakan di Bumi Perkemahan Sibolangit dan dilaksanakan secara gratis bagi peserta.

Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Kwarda Sumut untuk memastikan akses pembinaan Pramuka yang merata tanpa membebani peserta dari segi biaya.

“Ini adalah pesta penggalang. Tidak boleh ada anak-anak yang tertinggal karena faktor biaya. Pramuka harus inklusif dan membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda,” ujarnya.


Pramuka sebagai Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Kak Dikky juga menekankan pentingnya sinergi antara Gerakan Pramuka dan pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang berkarakter. Ia mendorong Kwarcab Humbang Hasundutan untuk memposisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam berbagai program pembangunan manusia.

Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki jaringan yang kuat hingga tingkat gugus depan sehingga berpotensi menjadi kekuatan sosial yang mampu mendukung pembangunan daerah secara nyata.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Gerakan Pramuka memiliki jaringan hingga ke gugus depan. Ini adalah kekuatan sosial yang harus dikelola secara profesional dan progresif,” ujarnya.


Empat Fokus Program Kwarcab Humbahas

Dalam arahannya, Ketua Kwarda Sumut menetapkan empat fokus utama yang perlu dijalankan oleh pengurus baru Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Humbang Hasundutan, yaitu:

  • Penguatan pendidikan karakter berbasis Tri Satya dan Dasa Darma.
  • Gerakan sosial kemasyarakatan, termasuk kesiapsiagaan bencana dan kegiatan bakti sosial.
  • Aksi pelestarian lingkungan hidup seperti pengelolaan sampah dan penghijauan.
  • Pencegahan narkoba dan kenakalan remaja melalui kolaborasi lintas sektor.

Selain itu, Kak Dikky juga menekankan pentingnya modernisasi tata kelola organisasi, termasuk pemanfaatan teknologi informasi serta media digital untuk memperluas jangkauan edukasi dan publikasi kegiatan kepramukaan.

“Modern dalam metode, kokoh dalam nilai. Itu prinsip yang harus kita pegang,” tegasnya.


Komitmen Bupati Humbahas Dukung Pramuka

Sementara itu, Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan selaku Ketua Mabicab yang baru dilantik menyampaikan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung penguatan Gerakan Pramuka di wilayahnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan Gerakan Pramuka untuk menghadirkan berbagai program pembinaan generasi muda serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, Pramuka merupakan wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat.

Momentum Konsolidasi Gerakan Pramuka

Pelantikan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus Gerakan Pramuka dari berbagai tingkatan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi dan penguatan struktur Gerakan Pramuka, sejalan dengan kebutuhan pembinaan generasi muda Indonesia yang adaptif, berkarakter, dan memiliki daya saing di masa depan.

Menutup sambutannya, Ketua Kwarda Sumatera Utara menegaskan pentingnya soliditas antara Kwarda dan Kwarcab sebagai satu kesatuan gerakan.

“Kekuatan Gerakan Pramuka terletak pada kebersamaan dan konsistensi nilai. Jika solid, Pramuka akan tetap menjadi pilar pembinaan karakter bangsa,” pungkasnya.

Pewarta: Pusinfo

Post a Comment

أحدث أقدم
close
tunasmandiricorp