BANYUWANGI — Kegiatan Perkemahan Husada Penggalang yang diselenggarakan oleh SMP Habibulloh berlangsung meriah dan penuh makna di Bumi Perkemahan Universitas Dr. Soekardjo (Unidsoe), Banyuwangi, Kamis hingga Sabtu (29–31/01/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 43 anggota Pramuka Penggalang serta didukung oleh 10 orang Dewan Racana sebagai pendamping dan instruktur muda. Perkemahan ini menjadi sarana pembinaan yang mengintegrasikan pendidikan karakter, kemandirian, kedisiplinan, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak usia dini.
Perkemahan Husada Berbasis Edukasi Kesehatan
Perkemahan Husada Penggalang tidak hanya berfokus pada aktivitas kepramukaan di alam terbuka, tetapi juga menghadirkan sesi edukasi kesehatan sebagai agenda utama. Dalam kegiatan ini, Dewan Racana Unidsoe berperan sebagai instruktur muda yang memberikan pembekalan kesehatan kepada peserta.
Materi yang disampaikan meliputi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta penanggulangan penyakit, khususnya penyakit kulit yang rentan muncul di lingkungan perkemahan. Materi ini menjadi bekal penting bagi Pramuka Penggalang agar mampu menjaga kesehatan diri dan lingkungan selama beraktivitas.
Tekankan PHBS dan Pencegahan Penyakit
Ketua Dewan Racana Unidsoe, Kak Moh Fajar Nur Cahyo, menjelaskan bahwa edukasi PHBS mencakup kebiasaan menjaga kebersihan diri, pengelolaan lingkungan sehat, pola hidup bersih, serta pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.
“Peserta juga dibekali pemahaman dasar tentang penanggulangan penyakit agar mampu menjaga kesehatan secara mandiri, khususnya di lingkungan pondok pesantren,” ungkap Kak Fajar.
Metode Interaktif Tingkatkan Antusiasme Peserta
Sementara itu, Kak Nurhalimah selaku instruktur muda menambahkan bahwa materi kesehatan disampaikan secara komunikatif dan interaktif melalui pemaparan, diskusi kelompok, pre-test, serta sesi tanya jawab.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya serta berbagi pengalaman seputar permasalahan kesehatan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari maupun saat mengikuti kegiatan kepramukaan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kepramukaan, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat tentang pentingnya kesehatan. Perkemahan ini menjadi bukti kolaborasi positif antara sekolah dan unsur kepramukaan dalam mencetak generasi muda yang sehat, berkarakter, dan peduli terhadap perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Kak Nurhalimah.
Dengan terselenggaranya Perkemahan Husada Penggalang ini, SMP Habibulloh menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kegiatan Pramuka yang edukatif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan generasi muda yang sehat jasmani dan rohani.
Pewarta: M.C Huda


