BONE — Ambalan Saguni Dewa dan Ambalan Panca Darma Gerakan Pramuka Gugus Depan 06.053 dan Gugus Depan 06.054 yang berpangkalan di UPT SMAN 23 Bone menyelenggarakan Upacara Pelepasan Purna Ambalan pada Minggu (18/01/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Upacara UPT SMAN 23 Bone, Jalan Pendidikan, Kelurahan Kahu, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Upacara Pelepasan Purna Ambalan merupakan momen sakral sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas darma bakti Pramuka Penegak yang telah menyelesaikan masa baktinya di Ambalan dan Gugus Depan.
Dihadiri Pimpinan Gugus Depan dan Dewan Kehormatan
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kak Satria Jaya, S.Pd.I., Gr selaku Ketua Gugus Depan 06.053 dan Kak Rosnawati, S.Pd.I selaku Ketua Gugus Depan 06.054. Turut hadir pula Dewan Kehormatan Penegak, Pengurus Dewan Ambalan, Pramuka Penegak, serta anggota Ambalan Saguni Dewa dan Ambalan Panca Darma.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua Gugus Depan oleh masing-masing Ketua Dewan Kehormatan Penegak terkait penetapan nama-nama peserta didik yang dilepas sebagai Purna Ambalan.
Amanat Pembina: Awal Pengabdian Baru
Dalam arahannya, Kak Rosnawati, S.Pd.I selaku Ketua Gugus Depan 06.054 menyampaikan bahwa menjadi seorang Pramuka Penegak, baik Bantara, Laksana, hingga Garuda, merupakan impian setiap Pramuka Indonesia dan mengandung tanggung jawab besar, tidak hanya kepada diri sendiri, tetapi juga kepada Tuhan, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Ia menegaskan bahwa seluruh Purna Ambalan telah melalui proses panjang, mulai dari Tamu Ambalan, Calon Penegak, hingga dilantik sebagai Pramuka Penegak, serta mengikuti proses pembinaan melalui Tri Bina, yaitu Bina Diri, Bina Satuan, dan Bina Masyarakat.
“Hari ini bukan akhir dari pengabdian, tetapi awal bagi kakak-kakak untuk melanjutkan pengabdian di jenjang yang lebih tinggi, baik melalui bakti di masyarakat maupun melanjutkan pendidikan kepramukaan di tingkat racana sebagai Pramuka Pandega,” ungkap Kak Rosnawati.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas seluruh pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, dan materi yang telah diberikan selama berproses di Ambalan dan Gugus Depan.
Prosesi Pelepasan dan Kenang-Kenangan
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian permohonan diri oleh perwakilan Pramuka Penegak yang dilepas menjadi Purna Ambalan, yang diwakili oleh Kak Melani Azzahra, serta pesan dan kesan dari perwakilan anggota Ambalan.
Sebagai bentuk penghargaan, masing-masing Purna Ambalan menerima kenang-kenangan berupa Medali Ambalan dan Piagam Penghargaan.
Upacara diakhiri dengan pembentukan rantai persaudaraan, menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan Syukur, serta sesi foto bersama.
24 Pramuka Penegak Dilepas Menjadi Purna Ambalan
Adapun jumlah Pramuka Penegak yang dilepas sebagai Purna Ambalan sebanyak 24 orang, terdiri atas 8 orang putra dan 16 orang putri.
Pewarta: Kak Satria Jaya (Members of Indonesian Scout Journalist Community/ISJ)


