YOGYAKARTA — Pengurus Daerah Penggemar Filateli Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PD PFI DIY) melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY pada Selasa (27/01/2026). Audiensi ini membahas rencana kolaborasi kegiatan filateli, literasi, dan kearsipan sepanjang tahun 2026, termasuk persiapan agenda besar Peringatan Hari Filateli yang akan digelar pada Maret 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua PD PFI DIY Kak Wing Wahyu Winarno bersama Sekretaris Umum Kak Bambang Pamungkas diterima langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY, Ir. Syam Arjayanti, M.P.A.. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif.
Dukungan Kolaborasi Filateli dan Kearsipan
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY, Ir. Syam Arjayanti, M.P.A., menyampaikan apresiasi atas inisiatif PD PFI DIY untuk menjalin kerja sama lintas sektor.
“Kami menyambut dengan baik PD PFI DIY untuk melakukan kolaborasi kegiatan bersama. Filateli dengan kegiatan pustakawan dan kearsipan memiliki banyak kesamaan, terutama dalam aspek dokumentasi sejarah dan literasi,” ungkapnya.
Menurutnya, filateli tidak hanya memiliki nilai koleksi, tetapi juga nilai edukasi dan sejarah yang selaras dengan misi Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY dalam meningkatkan budaya literasi dan kesadaran arsip di masyarakat.
PD PFI DIY Kenalkan Program Kerja Filateli
Sementara itu, Ketua PD PFI DIY Kak Wing Wahyu Winarno menyampaikan maksud dan tujuan audiensi sekaligus mengenalkan berbagai kegiatan filatelis yang selama ini dijalankan oleh PD PFI DIY.
“Maksud dan tujuan kami adalah membantu menyukseskan program-program Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY serta menyinkronkan program kerja PD PFI DIY. Kami memandang penting bagi para filatelis untuk berkolaborasi bersama dalam kegiatan literasi dan kearsipan,” jelas Kak Wing.
Ia menambahkan bahwa filateli dapat menjadi media efektif dalam mengenalkan sejarah, budaya, dan peristiwa penting bangsa melalui perangko dan dokumen pos sebagai sumber arsip visual yang bernilai tinggi.
Harapan Kegiatan Rutin Literasi dan Arsip
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak berharap dapat merancang kegiatan kolaboratif yang bersifat rutin, seperti pameran filateli, diskusi literasi, edukasi kearsipan, serta kegiatan publik lainnya yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mendokumentasikan sejarah.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY juga mempersilakan PD PFI DIY untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang dimiliki Dinas, serta membuka peluang keterlibatan PD PFI DIY dalam kegiatan-kegiatan resmi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran filateli sebagai bagian dari gerakan literasi dan pelestarian arsip sejarah di Daerah Istimewa Yogyakarta.


