Pengembaraan Desember Tradisional (PDT) ke-54 kembali menghadirkan kegiatan edukatif melalui talk show pengetahuan keuangan yang dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Balai Budaya Tamanmartani, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian hari pertama PDT ke-54 yang bertujuan memperluas wawasan peserta, khususnya terkait literasi dan pengelolaan keuangan bagi generasi muda.
Hadirkan OJK dan Ganjar Pranowo
Talk show tersebut menghadirkan Bu Dina dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Bapak Ganjar Pranowo sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta pengembaraan.
Dalam pemaparannya, Bu Dina menyampaikan sosialisasi mengenai Otoritas Jasa Keuangan, mulai dari pengertian, fungsi, hingga peran OJK dalam mengawasi sektor jasa keuangan dan melindungi masyarakat. Ia menekankan pentingnya pengetahuan keuangan sejak dini agar generasi muda mampu mengambil keputusan finansial secara bijak.
Waspada Penipuan dan Fenomena FOMO
Bu Dina juga mengingatkan peserta untuk lebih waspada di tengah maraknya akses digital dan media sosial. Menurutnya, kemudahan memperoleh informasi harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi secara kritis agar tidak mudah terjebak dalam berbagai bentuk penipuan keuangan.
Selain itu, talk show turut membahas fenomena FOMO (Fear of Missing Out) dalam konteks keuangan. Disampaikan bahwa FOMO tidak selalu berdampak negatif, namun sangat bergantung pada cara seseorang menyikapi serta mengelola keputusan keuangannya secara rasional.
Pesan Kemandirian dari Ganjar Pranowo
Sementara itu, Bapak Ganjar Pranowo membagikan pesan inspiratif berdasarkan pengalaman hidup dan perjalanan yang telah ia lalui. Ia menekankan pentingnya kemandirian, kedisiplinan, dan kemampuan mengelola keterbatasan sebagai bekal dalam menjalani kehidupan.
“Bagaimana kita bisa bertahan hidup dengan kemandirian, memaksimalkan segala hal meskipun dengan sesuatu yang terbatas, lalu mengelola semuanya secara teratur walaupun kondisinya terbatas,” ujar Ganjar Pranowo.
Literasi Keuangan Bekal Generasi Muda
Di akhir sesi, Bu Dina kembali menegaskan pentingnya peran pengetahuan keuangan di era digital saat ini. Ia berharap generasi muda mampu memanfaatkan akses informasi dengan bijak untuk memperkuat kemampuan mengelola keuangan.
“Dengan adanya akses media sosial saat ini, harapannya anak muda bisa lebih mudah memperoleh informasi dan memiliki pengetahuan yang lebih baik, sehingga hal tersebut dapat menjadi bekal dalam mengelola keuangan dan mengambil keputusan ke depan,” tutur Bu Dina.
Talk show pengetahuan keuangan ini menjadi bagian penting dari rangkaian PDT ke-54 yang tidak hanya menghadirkan pengalaman pengembaraan secara fisik, tetapi juga memperkaya wawasan, sikap mandiri, serta kesiapan peserta dalam menghadapi tantangan kehidupan.


